Blog

6 Alasan Kenapa KPR Syariah Lebih Menguntungkan

KPR syariah adalah salah satu solusi bagi Anda yang takut terjerat Riba untuk bisa memiliki hunian. Ada beberapa keunggulannya KPR Syariah dibandingkan dengan KPR konvensional, diantaranya:

1. Tanpa BI Checking
Salah satu syarat disetujuinya permohonan kredit seseorang di bank konvensional adalah Lolos BI Checking, termasuk permohonan kredit pemilikan rumah (KPR). Semua riwayat perbankan Anda tercatat di Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral. Kalau Anda pernah menunggak kredit apa pun, semuanya akan tercatat di BI. Catatan BI itu akan dilihat oleh bank manapun yang akan meng-acc permohonan KPR kamu. Kalau Anda tidak lolos BI Checking, maka bank tidak akan akan menyetujui permohonan KPR kamu. Bukan cuma masalah nunggak utang atau cicilan kredit di suatu bank, Anda juga tidak akan lolos BI Checking kalau tidak punya riwayat perbankan atau tidak pernah berhubungan sama sekali dengan dunia perbankan. Kalau Anda memakai KPR syariah, tidak memerlukan BI Checking.

2. Tidak Diperlukan Slip Gaji
Kalau Anda pekerja informal, seperti pedagang, desainer, penulis, wirausahawan, nelayan, pasti tidak punya slip gaji. Hal ini menjadi hambatan kalau anda pakai KPR bank konvensional karena slip gaji merupakan syarat mutlak bank konvensioanal. Nah, kalau Anda pakai KPR syariah, slip gaji tidak diperlukan karena KPR syariah konsepnya berdasarkan jual-beli, bukan pada memberlakukan suku bunga (riba). Biasanya pengembang properti syariah juga tidak bekerja sama dengan bank konvensional untuk menghindari riba. Untuk pembayaran calon pembeli rumah langsung berhubungan dengan pengembang properti syariah, baik pembayaran secara tunai atau kredit.

3. Sistem Angsuran Tanpa Bunga
Konsep KPR syariah adalah tanpa riba atau tidak memberlakukan suku bunga. Sehingga, angsuran KPR Anda perbulan adalah flat hingga akhir masa mengangsur. Tidak akan ada cicilan yang rendah pada suatu waktu atau cicilan yang meningkat pada waktu yang lain (fluktuatif).

4. Tanpa Denda atau Penalti
Dalam konsep syariah, tak akan ada denda kalau Anda telat atau menunggak angsuran. juga tidak akan ada penalti kalau Anda akan membayar lunas semua sisa angsuran. Semua masalah yang ada akan diselesaikan secara kekeluargaan atau dicarikan solusinya yang baik, yaitu dengan menjadwal ulang tunggakan angsuran kamu.
5. Tidak ada Penyitaan
Seandainya karena suatu hal Anda menunggak membayar angsuran atau tidak sanggup lagi membayarnya, maka tidak akan ada penyitaan rumah sebagaimana yang terjadi pada konsep bank konvensional. Penyelesaian masalah akan diambil secara musyawarah yang menguntungkan kedua pihak, yakni pihak Anda sebagai pembeli rumah dan pengembang sebagai pihak penjual. Bisa juga pengembang akan membantu menjual kembali rumah tersebut kemudian hasil dari penjualan akan diserahkan ke Anda setelah dipotong sisa tunggakan.

6. Akad Istishna (Pesan Bangun)
Pembelian rumah dengan konsep syariah menggunakan akad istishna atau pesan bangun untuk menghindari riba. Biasanya waktu yang dibutuhkan sejak pemesanan hingga rumah jadi adalah 6 bulan hingga 12 bulan. Jadi, saat Anda mengangsur KPR syariah, Anda benar-benar mengangsurnya karena rumahnya sudah ada. Tidak seperti angsuran pada bank konvensional, yang kadang kamu sudah mulai mencicilnya tapi bangunannya belum ada sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *